JUST TRYING TO COLLECT INFORMATION of ZION-CYBERCRIME-FREE EBOOKS

Kedok “Mahadewa” Terungkap

In CYBERCRIME NEWS on April 23, 2009 at 6:17 pm

Sabtu, 07 Oktober 2006, 05:05:15 WIB

 

Rakyat Merdeka. Kasus kejahatan maya (Cyber Crime) yang menimpa PT Elektrindo Data Nusantara/Elnus (perusahaan teknologi informasi-internet service provider), berupa pembanjiran data atau Flooding (DDOD attack), memasuki babak baru. Pelaku pembobolan dengan nama sandi “Mahadewa”, akhirnya terungkap.

Pengguna nama sandi “Mahadewa” itu, ternyata masih tergolong anak baru gede (ABG). Yaitu berinisial Dn (19), pengelola sebuah warung internet (warnet) di metropolis yang memegang computer server utama. Diduga Dn bersama kelima temannya, yang melakukan Flooding terhadap PT Elnus, yang terletak di Jl Jenderal Sudirman, Jumat (15/9) lalu, hingga mengakibatkan kerugian sekitar Rp 100 juta. 

 

“Kita sudah memeriksa Dn, tapi statusnya masih sebagai saksi. Dia mengakui menggunakan nama Mahadewa, tapi tidak (belum) mengaku telah melakukan Flooding ke PT Elnus,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Abusopah Ibrahim didampingi Direktur Reskrim Kombes PS Pakpahan. 

Pengungkapan kasus cyber crime yang tak sampai satu bulan itu, termasuk kemajuan yang cukup signifikan mengingat Direktorat Reskrim Polda Sumsel belum memiliki Unit cyber crime. Makanya untuk mengungkap kasus ini, Direktorat Reskrim Polda Sumsel berkoordinasi dengan Unit cyber crime Bareskrim Mabes Polri pimpinan Kombes Pol Petrus Reinhard Golose. 

Setelah memeriksa Dn, lanjut Abusopah, penyidik Direktorat Reskrim juga akan memintai keterangan kelima rekannya Dn. Empat diantaranya berdomisili di Palembang, sedangkan satu lagi berinisial T informasinya berada di Jakarta. 

“Nah, T itu diidentifikasi sebagai pembuka jalan pertama kali untuk melakukan flooding. Namun, hanya keempat temannya di Palembang yang tahu password terakhir setelah diganti oleh Dn,” terang Abusopah. 

Oleh karena itu, penyidik belum bisa menetapkan siapa tersangkanya. Karena masih harus melakukan pengumpulan data, dan memintai keterangan kelima temannya Dn dulu. “Kita juga belum bisa mengidentifikasi apa motif aksi mereka,” tukas Abusopah. 

Sekedar Diketahui, modus flooding yang dialami PT Elnus bermula dari pemberian akses oleh T kepada Dn untuk menembus roter Gateway milik PT Elnus. Dn kemudian mengganti password sehingga akses tersebut dikuasainya sendiri. Ia kemudian memberitahukan jalur akses tersebut kepada T dan keempat temannya yang biasa berhubungan didunia maya. 

Terakhir, setelah general manager PT Elnus, Yudha Pratomo ST (27), melapor ke Polda Sumsel, Rabu (20/9), diduga Dn langsung mengganti password dan hanya empat temannya yang ada di Palembang yang mengetahuinya. 

Serangan flood dengan memanfaatkan server asing ke router milik PT Elnus ini ternyata menyebabkan jaringan terputus dan tidak dapat melakukan aktivitas secara normal. 46/jpnn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: